Geometri

Observasi Kelas Di SD Xaverius 1 Palembang (Laporan ke-4)

PENGANTAR

Geometri dan pengukuran yang di dalamnya membahas tentang sudut adalah salah satu materi yang diajarkan di kelas empat SD pada semester pertama. Materi pengantar tentang sudut seperti penentuan jenis-jenis sudut (lancip, siku-siku, tumpul, lurus) pernah di ajarkan di kelas 3. Materi ini kemudian dipelajari lebih mendalam di kelas empat. Pada tanggal 7 Oktober, mahasiswa IMPoME 2010 yang melakukan observasi di SD Xaverius I, bekerja sama dengan guru PMRI di sekolah ini mengajarkan materi tentang sudut dengan menggunakan pendekatan metode pengajaran PMRI.

TUJUAN

Tujuan dari observasi ini adalah siswa dapat mengenal besar sudut, mebandingkan besar sudut, melakukan penjumlahan dan pengurang pada sudut, dan mengukur besar sudut.

PERTANYAAN OBSERVASI

Apakah metode pengajaran yang digunakan dapat membantu siswa untuk membangun pemahaman mereka tentang sudut sebagaimana yang ada pada tujuan dari observasi ini?

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pembelajaran tentang sudut di kelas IVB SD Xaverius I diawali dengan review materi tentang jenis-jenis sudut oleh Bapak Wasis selaku guru Matematika. Siswa telah mengenal berbagai jenis sudut, seperti sudut lancip, siku-siku, tumpul dan lurus. Hal ini karena di kelas III mereka pernah belajar tentang itu. Ketika ditanyakan kembali mereka masih mengingat hal itu. Selanjutkan pak Wasis menghidupkan kelas dengan menanyakan benda-benda di dalam kelas yang membentuk sudut dan menyebutkan jenis sudutnya. Setelah siswa cukup antusias belajar tentang sudut, pak Wasis menggambil jam dinding yang ada di ruang kelas dan menunjukkannya kepada siswa. Beliau meminta pendapat siswa tentang kaitan sudut dengan jam. Dengan segera siswa di dalam kelas menyampaikan bahwa posisi jarum jam membentuk suatu sudut. Siswa kemudian ditanya untuk menunjukkan sudut apa yang terbentuk oleh jam-jam yang telah beliau tentukan, seperti jam 3, jam 6, jam 8, dll.

Gambar 1. Guru menggunakan jam dinding sebagai media untuk menanyakan jenis-jenis sudut kepada siswa

Pembelajaran kemudian diarahkan pada pengukuran besarnya sudut. Siswa ditanya tentang bagaimana mereka dapat membedakan jenis-jenis sudut berdasarkan besarnya sudut. Sebagaimana yang telah mereka dapatkan di kelas III, mereka bisa membedakan bahwa sudut lancip besarnya kurang dari 90 derajat, sudut siku-siku besarnya 90 derajat, sudut tumpul besarnya lebih dari 90 derajat dan sudut lurus besarnya 180 derajat. Kemudian Pak wasis menggambar sebuah lingkaran yang menyerupai jam dinding, tetapi tanpa diberi angka, hanya titik-titik di sekelilingnya. Siswa kemudian ditanya berapa derajat besar sudut satu lingkaran penuh. Dengan pengarahan dari pak Wasis mereka serentak menjawab 360 derajat. Beliau kemudian memanggil salah seorang siswa untuk maju ke depan kelas dan menentukan besarnya sudut yang telah ditentukan oleh pak Wasis.

Gambar 2. Seorang siswa melakukan perhitungan besarnya sudut dengan menggunakan jari tangan

 

Gambar 2. Seorang siswa melakukan perhitungan besarnya sudut dengan menggunakan jari tangannya

Selanjutnya Pak Wasis menanyakan kepada siswa tentang alat yang bisa digunakan untuk mengukur besarnya sudut. Siswa dengan antusias menjawab busur derajat dengan beberapa dari mereka menunjukkan busur derajat yang mereka miliki. Hampir seluruh siswa ternyata memiliki busur derajat. Pak Wasis juga menunjukkan busur besar yang terbuat dari kayu dihadapan siswa. Ketika siswa ditanya apakah mereka bisa menggunakannya, mereka menyatakan bisa.

Gambar 3. Pak Wasis menunjukkan busur derajat di hadapan siswa

Setelah Pak Wasis selesai menunjukkan busur derajat di hadapan siswa, beliau menyampaikan bahwa kakak-kakak dari PMRI akan meng-handle kelas. Beliau juga membagi siswa dalam beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari 4-5 siswa dan ditunjuk seorang siswa sebagai ketua kelompok. Septi dan Yenny kemudian memperkenalkan diri kembali kepada siswa dan melanjutkan pembelajaran tentang sudut dengan memberikan lembar kerja yang sudah disiapkan untuk siswa pada observasi ini. Pemberian lembar kerja kepada siswa ini merupakan yang pertama kalinya kami lakukan terhadap siswa angkatan baru di kelas IV B. Sebelumnya kami hanya mengamati pembelajaran Matematika di kelas Pak Wasis dan merencanakan tentang pembelajaran dengan metode PMRI pada pertemuan-pertemuan berikutnya. Pada kesempatan ini pula kita menyampaikan kepada siswa bahwa ditengah pembelajaran dan diakhir pembelajaran nanti, siswa akan ditunjukkan tentang game dari internet dan bagaimana cara memainkannya. Game tersebut berkaitan dengan sudut dan telah dibuat dalam bentuk paper base yang ada dalam lembar tugas.

Dari hasil observasi, siswa menunjukkan kerja sama yang bagus antar anggota kelompok. Mereka saling bertanya satu sama lain dan berusaha bersama untuk menjawab soal-soal yang ada pada lembar tugas. Mereka menggunakan bantuan jam kertas yang telah kami buat tanpa jarum ditengahnya. Karena tidak menggunakan jarum, penggunaan jam kertas tersebut berbeda pada masing-masing kelompok. Mereka ada yang menggunakan pulpen kemudian digerakkan memutar seolah sebagai jarum, kelompok yang lain ada yang membuat garis dengan pensil yang menunjukkan perputaran jarumnya dan ada juga kelompok yang hanya menggerakkan jari-jarinya untuk menunjukkan posisi jarum jam. Berikut ini suasana belajar siswa dalam kelompok mereka masing-masing.

Gambar 4. Suasana belajar siswa dalam kelompok ketika mereka mengerjakan tugas yang diberikan

Pada lembar kerja yang diberikan untuk siswa, terdapat empat tipe soal yang berbeda. Dua soal terakhir mengambil ide dasar dari game tentang sudut yang ada di internet. Berikut ini beberapa lembar kerja dan jawaban siswa dari hasil observasi pada kesempatan kali ini.

1. Jawaban siswa untuk soal 1 dan 2.

Soal no. 1 adalah siswa diminta untuk menggambar posisi jarum jam dari soal yang ada kemudian menentukan jenis sujudnya. Untuk soal ini, semua kelompok bisa memahami soalnya dan menjawab dengan benar. Soal ini untuk mengetahui pemahaman siswa tentang besarnya sudut dan jenis sudut yang terbentuk oleh jarum jam. Hampir semua jawaban siswa sama. Perbedaan hanya pada arah sudutnya dan pada penamaan untuk sudut 180 derajat dimana ada yang menyebutkan itu sebagai sudut lurus dan ada juga yang menyebutnya sudut setengah lingkaran. Saat pembahasan mereka mendapatkan pengetahuan bahwa keduanya adalah sama.

Untuk soal no.2, siswa harus menentukan besarnya sudut-sudut yang belum diketahui yang ditunjukkan oleh garis lengkung. Soal ini ditujukan untuk mengetahui strategi yang digunakan siswa dalam menentukan besarnya suatu sudut. Seperti tampak pada gambar, ada kelompok yang menggunakan konsep perkalian dengan terlebih dahulu menghitung sudut per 30 derajat dan menggunakan konsep pengurangan untuk menentukan sudut yang lain. Kelompok lain ada yang menggunakan perkiraan, karena posisi jarum dua tidak tepat diangka 2. Ada pula kelompok yang memanfaatkan busur yang mereka miliki atau ada yang menuliskan jawabannya langsung. Dari hasil pengerjaan soal ini, sebagian besar siswa telah memahami konsep operasi pengurangan, penjumlahan dan perkalian pada sudut. Kesulitan siswa hanya pada pemahaman diawal tentang apa yang dimaksudkan oleh soal. Sehingga ada beberapa kelompok yang meanyakan apa yang dimaksud oleh soal.

2. Jawaban siswa untuk soal no 3

Soal ini di print out langsung dari game tentang sudut pada internet. Siswa diminta untuk menentukan langkah-langkah yang harus mereka gunakan untuk mendapatkan apel-apel seperti pada gambar dengan cara menggerakkan ke kanan atau ke kiri sesuai busur derajat yang diperbolehkan. Soal ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa tentang pengurangan dan penjumlahan pada sudut serta untuk mengaplikasi game dari internet. Saat siswa akan menjawab soal no 3 ini, banyak siswa yang belum begitu mengerti apa yang harus mereka lakukan. Untuk mengatasi hal ini, kita menunjukkan bagaimana cara memainkan gamenya secara langsung dari internet. Perwakilan dari masing-masing kelompok melihat bagaimana cara memainkan gamenya kemudian mereka menceritakan kepada masing-masing kelompoknya.

Saat memainkan gamenya, siswa cepat mengerti apa yang harus mereka lakukan dengan soal yang ada di lembar kerja. Penggunaan game secara langsung dari internet ini sangat menarik perhatian siswa, hampir setiap siswa ingin bisa memainkannya. Mereka juga tertarik untuk mengetahui alamat websitenya. Dari hasil jawaban siswa, diketahui bahwa semua kelompok bisa menjawab dengan benar dan dengan berbagai macam cara pengerjaan yang mereka pahami. Ada yang menjelaskan dengan cara menjelaskan secara detail apa yang mereka lakukan dan ada yang menjawab dengan cara singkat.

3. Jawaban siswa untuk soal no 4

Seperti halnya soal pada soal no.3, soal yang ke-4 ini menggunakan aplikasi game dari internet. Tipe soal ini untuk mengetahui pemahaman siswa tentang penggunaan busur derajat. Pertanyaan dari soal ini adalah siswa harus menentukan sudut-sudut yang tepat untuk mendapatkan planet-planet. Semua kelompok dapat menjawab soal ini dengan benar. Cara yang mereka gunakan ada yang dengan membuat garis yang menghubungkan angka-angka pada busur derajat dengan posisi planet, ada pula yang menggunakan perkiraan dengan memperhatikan posisi planet.

Setelah siswa selesai mengerjakan semua soal yang diberikan, siswa diminta untuk maju kedepan menuliskan hasil pengerjaannya. Siswa berebut untuk melakukan hal itu dengan mengangkat tangan mereka.

Soal-soal yang telah dikerjakan kemudian dibahas di depan kelas dimana jawaban diberikan oleh siswa yang mewakili tiap kelompok. Adapun siswa yang lain memperhatikan berbagai variasi jawaban dari temannya yang lain.

KESIMPULAN

Materi tentang sudut di kelas 4 SD Xaverius I diajarkan dengan metode pendekatan PMRI melalui kerja sama antara guru dan pengamat. Pengajaran dilakukan dengan review materi tentang sudut, yaitu tentang jenis-jenis sudut, kemudian diarahkan pada besarnya sudut dan pengukuran sudut. Untuk memperdalam pemahaman siswa tentang sudut, diberikan sejumlah soal yang mana dari hasil observasi, soal-soal yang diberikan yang diantaranya didasarkan pada game dari internet, telah dapat membantu siswa memahami tentang besar sudut, perbandingan besar sudut pada berbagai jenis sudut, penjumlahan dan pengurang pada sudut, serta pengukuran besar sudut. Pemanfaatan internet untuk mengajarkan game tentang sudut juga membuat siwa bertambah semangat dan tertarik dalam belajar tentang sudut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s